Antisipasi Pemadaman, PLN Datangkan Mesin ke Jayapura

RIMANEWS-Untuk mengantisipasi pemadaman listrik, PLN Papua mendatangkan mesin ke Jayapura dengan kapasitas 7 megawatt. Penambahan mesin pembangkit itu karena terjadi kenaikan pemakaian listrik di kota dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Keerom yang mencapai 10 persen, kata GM PLN Papua dan Papua Barat, Robert Sitorus yang didampingi Manajer bidang teknik PT PLN Papua, Edison Rajagukguk di Jayapura, Jumat (27/6). Dia mengatakan, mesin pembangkit yang didatangkan dari Jakarta masih dalam perjalanan dan diharapkan dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan tiba di Jayapura. Dengan bertambahnya kapasitas mesin, diharapkan pemadaman listrik akan berkurang. Menurut dia, kapasitas mesin pembangkit listrik yang ada saat ini hanya sebesar 5 megawatt dan ada yang sedang diservise sehingga pemadaman bergilir tidak dapat dielakan. “Pemadaman tidak dapat dielakkan terutama saat beban puncak di malam hari sehingga pihaknya meminta maaf kepada para pelanggan,” kata Sitorus. Dia mengakui, selain dalam melakukan pemeliharaan jaringan, pihaknya seringkali mendapat kendala di lapangan akibat masyarakat yang melarang pepohonan yang ada di sekitar kabel dipotong. Bahkan, kata Sitorus, terkadang untuk memotong dahan pohon yang berada di sekitar kabel listrik, PLN harus membayar sebagai ganti rugi. Kebiasaan seperti ini seharusnya sudah dihilangkan karena pemangkasan terhadap pohon itu untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti dahan atau pohon tumbang yang dampaknya pasti dirasakan sendiri oleh masyarakat berupa padamnya aliran listrik, kata Robert Sitorus.[ach/rm] Baca Juga Kapasitas Listrik 2009 Ditargetkan 70 Ribu MW Sumiatun tewas kesetrum saat tebang pohon Listrik dan BBM aman untuk natal dan tahun baru Listrik di Sebagian Wilayah Sulawesi Selatan Padam Menteri ESDM Minta Swasta Kembangkan Pembangkit Panas Bumi Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : listrik , PLN , Mesin , Korporasi , listrik , PLN , Mesin , Korporasi

Sumber: RimaNews