Warga Jakarta Rawan Jadi Korban Pedofilia

Rimanews – Tinggal di Ibukota Jakarta tidak menjadi jaminan anak-anak aman dari cengkeraman para pedofil. Seperti yang terjadi terhadap bocah perempuan berinisial PNF (9), yang mayatnya ditemukan di dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (02/10/2015) malam. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, mengimbau kepada warga, kekerasan anak banyak terjadi di kampung-kampung di Jakarta. Penyakit kecenderungan orang dewasa untuk melakukan aktivitas seksual terhadap anak di bawah umur tidak dapat dilihat secara langsung. Baca Juga Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan Kata Presiden Jokowi soal “om telolet om” “Kekerasan terhadap anak ini banyak terjadi di Jakarta, di kampung-kampung dan di tempat bermain yang seharusnya aman, yang dilakukan orang yang punya penyakit pedofilia dengan menculik. Indikator (pedofilia) ini tidak terlihat dalam kondisi umum,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Minggu. Krishna mengingatkan kepada para orang tua agar melindungi anaknya agar tidak berhubungan dengan orang yang tak dikenalnya. Sikap tersebut harus ditanamkan kepada anak. Menurutnya, orang yang mengidap pedofilia tersebut berkeliaran di mana-mana. “Kalau di Amerika teriak tolong saya tidak kenal. Tapi di Jakarta, pola interaksi antar warga kampung yang tidak peduli satu sama lain, orang-orang berpenyakit (pedofil) itu berkeliaran,” ucap Krishna. Sebelumnya, dari hasil otopsi PNF, sebelum dibunuh, korban mendapat kekerasan seksual. Selain itu, terdapat luka berat di bibirnya hingga hancur diduga akibat benda tumpul. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pedofilia , Warga Jakarta , Kekerasan Anak , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews