Liga Spanyol Tolak Liga Super Eropa Karena Bakal Bunuh Klub Gurem

Menurut Javier Tebas, presiden LFP yang mengelola Liga Spanyol, keberadaan Liga Super Eropa yang menjadi hak eksklusif tim-tim elite benua biru tersebut, bakal membunuh klub-klub kecil yang hendak berkembang di kompetisi domestik.
Ide Liga Super Eropa muncul sebagai bentuk ketidakpuasan klub-klub elite Eropa pada pemasukan yang kecil dari hak siar Liga Champions. Presiden Juventus, Andrea Agnelli menggambarkan, Liga Champions berharga 1,5 miliar Euro untuk hak siar televisi. Dibandingkan dengan NFL (Liga American Football), jumlah ini sangat sedikit, NFL senilai 7 miliar Euro.
Selain itu, klub-klub elite Eropa tersebut juga enggan untuk bertemu dengan klub-klub dari liga lemah di benua biru. Pertemuan dengan klub dari liga lemah, tidak akan menarik sponsor dan penonton. Dari sudut pandang mereka, akan lebih baik jika ada liga eksklusif tempat bertemunya tim yang sudah terbukti menjual.
Namun Javier Tebas berulang kali menolak hal ini. Ia menegaskan, Liga Spanyol tidak akan ikut-ikutan latah mendukung Liga Super Eropa. Dalam pertemuan petinggi liga-liga sepakbola profesional Eropa (EPFL) di Madrid, Tebas menyebut, Kami tidak sepakat dengan ide Liga Super Eropa. Hal ini tidak akan membantu perkembangan liga kami.
Senada dengan ucapan Javier Tebas, presiden EPFL Lars-Christer Olsson juga menolak bergulirnya kompetisi super yang cuma berhak diikuti oleh klub elite. Ia lebih tegas lagi menyebut, Liga Super Eropa dapat merusak mimpi dasar dan tujuan ratusan klub (yang berada di divisi level bawah) agar bisa berkompetisi di level tertinggi. Kami harus menjaga mimpi klub mana pun dari divisi mana pun, tetap terjaga.

thebridalextravaganzashow.com sbobetuk com Sumber: Sidomi