Walhi Desak Pemerintah Sterilkan Aktivitas Pertambangan di Jabar

Rimanews – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Nasional mendesak pemerintah agar secepatnya mensterilkan aktivitas pertambangan yang saat ini banyak beroperasi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. “Banyak aktivitas perusahaan tambang di bagian selatan dan itu membuat masyarakat gerah, untuk itu pemerintah harus cepat mensterilkan atau menghentikan operasional perusahaan-perusahaan tambang tersebut,” kata Manajer Kampanye Walhi Nasional Edo Rakhman di Jakarta, Rabu (19/11). Baca Juga 50 Ribu Hentare Lahan Kelapa di Jawa Barat Rusak Walhi Protes Car Free Day Jadi Panggung Politik Polisi Tangguhkan Penahanan Petani Majalengka Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut indikasi korupsi dalam proses perizinan sebelumnya dan juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera melakukan audit lingkungan. “Kami akan terus bekerja dalam pelastarian lingkungan jangan sampai lingkungan, hutan Indonesia rusak dari oknum-oknum yang ingin mengambik keuntungan tanpa melihat dampaknya,” tuturnya. Bukan itu saja, Walhi juga menyarankan ke Kementerian ESDN untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengeluarkan kebijakan dan bukan semata-mata atas pertimbangan ekonomi bisnis sektoral yang mengatasnamakan kesejahteraan rakyat. Lanjutnya, untuk mencegah gempuran bencana ekologis, seharusnya Kementerian ESDM menghentikan dulu keluarnya izin-izin baru terhadap aktivitas pertambangan. Selain itu juga, kementerian harus mengevaluasi seluruh izin-izin yang dibarengi penegakan hukum, baru kemudian memperbaiki tata kelola sumber daya alam di Indonesia dengan berdasarkan pada kajian lingkungan hidup strategis dan dalam prespektif perubahan iklim. “Untuk itu sebelum semuanya terlambat gerakan cepat Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dipertanyaan guna menyelamatkan lingkungan hidup dan hutan Indonesia,” harapnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Walhi , Penambangan , Jawa Barat , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews