Persib langsung tancap gas

Sindonews.com – Usai libur hari raya Idul Fitri, skuad Persib Bandung langsung disibukan dengan berbagai menu latihan. Mulai dari pemulihan kondisi fisik, simulasi penerapan strategi, hingga sejumlah laga ujicoba digelar pelatih Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman. Latihan intensif tersebut bertujuan mempersiapkan diri jelang dua laga kandang terdekat sekaligus terakhir Pangeran Biru di musim ini. Menjelang akhir Indonesia Super League (ISL) 2013, Persib menyisakan dua laga di Bandung. Yaitu melawan Persidafon Dafonsoro pada Selasa (20/8) dan Persiram Raja Ampat, Sabtu (24/8), kedua pertandingan ini rencananya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Setelah itu Pangeran Biru akan menjalani tiga laga tandang terakhir, yaitu menghadapi Persija Jakarta, Rabu (28/8); Persipura Jayapura, Senin (3/9); dan Persiwa Wamena pada Jumat (7/9). Pertama kali menjalani latihan pascalebaran pada Senin (12/8), Djanur langsung melakukan tes fisik untuk mengecek kondisi anak asuhnya. Setelah itu, berbagai menu pemulihan diterapkan, yaitu berupa peningkatan tensi latihan secara bertahap. Sekitar dua hari terakhir, Atep dkk sudah disodori materi taktik dan strategi yang akan digunakan pada pertandingan pekan depan. Skema yang dipakai ini pun disimulasikan dalam pertandingan ujicoba melawan Pelita Bandung Raya U-21. Djanur menyebut, berbagai program latihan yang terkesan padat ini bertujuan menjaga stabilitas performa anak asuhnya. Dia enggan libur panjang ketika Idul Fitri membuat grafik penampilan Atep dkk menurun. “Kami akan memaksimalkan waktu yang ada. Latihan satu pekan sebelum pertandingan melawan Persidafon saya rasa cukup untuk persiapan. Sebelumnya, kami sudah mengembalikan kondisi fisik yang pasti menurun saat libur lebaran,” ucap Djanur. Sementara pertandingan ujicoba, sebut pemain Persib era 1980-an ini, dijalani skuad Pangeran Biru untuk mengembalikan sentuhan dan kekompakan di lapangan. “Setelah mengembalikan kondisi fisik kami langsung menggarap taktik dan strategi, terutama dalam pertandingan ujicoba. Bagaimana pun, kami tidak bertanding sekitar dua puluh hari saat libur kemarin. Kondisi itu akan membuat sentuhan-sentuhan pemain di lapangan menjadi hilang. Tentu kita tidak mengharapkan itu terjadi saat pertandingan ISL,” kata Djanur. Di masa persiapan jelang laga kandang kontra duo Papua, Persib harus kehilangan dua kiper andalannya. Penjaga gawang utama, I Made Wirawan bergabung dengan Timnas dalam laga persahabatan kontra Filipina, Rabu (14/8) malam. Sedangkan kiper muda Shahar Ginanjar kembali mendapat panggilan untuk melanjutkan seleksi di Timnas U-23 yang kini diasuh pelatih Rahmad Darmawan. “Saya tidak terlalu khawatir dengan tidak ikutnya Made dan Shahar dalam beberapa hari persiapan kami. Mereka absen karena dipanggil timnas, jadi di sana pun keduanya tetap latihan. Karena itu saya yakin mereka tetap bisa tampil maksimal saat kembali ke Bandung,” kata Djanur. ( wbs ) dibaca 1.342x

Sumber: Sindonews