Belum punya formula manjur

Sindonews.com — Kemenangan Persegres Gresik United di laga kedua Indonesia Super League (ISL) kontra Persijap Jepara, belum dianggap sebagai kemampuan maksimal. Tim asal Kota Pudak menilai kemampuan tim harus bisa ditingkatkan lagi di laga berikutnya. Pelatih Persegres Agus Yuwono mengungkap timnya masih jauh dari sempurna jika merekam dua laga awal ISL. Dia ingin ada progres lebih baik lagi jelang pertandingan away lawan Persita Tangerang pada Senin (10/2) mendatang di Stadion Masud Wisnusaputra, Kuningan. Kemenangan atas Persijap menurutnya belum menjadi modal menjanjikan bertarung di kandang lawan. Agus masih mendapati timnya memiliki masalah dari cara bertahan, dengan bukti selalu kebobolan yakni tiga gol dari dua pertandingan kandang lalu. “Lini depan sudah ada perkembangan, sekarang tugas terbesar adalah memperkuat belakang. Dua pertandingan di kandang dan selalu kebobolan jelas belum memuaskan. Intinya tim tidak boleh stagnan dan harus terus berupaya lebih baik,” tukas Agus Yuwono. Kekhawatiran Agus soal renyahnya benteng pertahanan masih belum menemukan sinyal menggembirakan. Dikawal pemain berpengalaman seperti Otavio Dutra dan Mahyadi Panggabean, Laskar Joko Samudro masih sangat empuk bagi lawan-lawannya. Pekerjaan rumah besar bagi Agus Yuwono. Berbagai upaya dilakukan untuk menyiasati lini belakang sejak pra musim lalu. Tapi belum ditemukan formula manjur yang bisa menyelesaikan masalah. Agus pun yakin timnya tak akan memiliki masalah jika lini pertahanan sudah membaik. “Saat lini depan lebih banyak mencetak gol, belakang juga lebih banyak kecolongan. Itu berarti ada yang masih kurang dari cara bertahan. Jika pada pertandingan lawan Persita nanti bisa mengalami peningkatan, kami punya peluang lebih besar mendapat angka,” yakin dia. Jelang keberangkatan ke Kuningan, Persegres masih dihantui cederanya dua pemain yakni kiper Hery Prasetya dan gelandang bertahan Fajar Handika. Kedua pemain itu sebenarnya diharapkan sudah bermain saat menghadapi Persijap Jepara pada Kamis (6/2). Sayang keduanya gagal pulih sesuai perkiraan dan hingga kini kondisinya masih meragukan. “Hery dan Fajar masih merasakan sakit dan saya menunggu pantauan terakhir dari dokter tim. Kalau belum pulih, saya tak akan membawa mereka,” tegas Agus Yuwono. Di laga lawan Persijap, peran Hery Prasetya di bawah mistar diambilalih Sukasto Efendi. Sedangkan tugas Fajar Handika dibebankan kepada Lan Bastian yang sebenarnya berposisi natural sebagai centre back. Agus berharap tak ada lagi gangguan cedera jelang laga ketiga ( wbs ) dibaca 1.319x

Sumber: Sindonews