Adu Kekuatan Massa saat Putusan MK Rawan Bentrok

Rimanews – Kubu Prabowo Subianto-Hatta berencana mengerahkan massa besar-besaran menanti putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/9). Esok dikatakan akan menjadi puncak pengerahan massa selama dua minggu ini. “Kita akan kembali mengadakan aksi moral di depan MK, dan jumlah massa kali ini akan mencapai target yang fantastis,” kata Anggota Tim Prabowo-Hatta, Andre Rosiade, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/9). Baca Juga Pengacara Ahok: Pengadilan Jangan Tunduk pada Mobilisasi Massa Sidang Ahok dipindah, pengunjung tetap dibatasi Bukan main bom, Djarot cerita Islam di Indonesia Andre tak menyebut berapa jumlah massa, tetapi dia hanya menggambarkan bahwa massa Prabowo akan menutupi sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. “Dari patung kuda sampai Istana tertutup semua,” ujar Andre. Menurut dia, perkiraan tersebut lantaran relawan yang akan datang berasal dari berbagai organisasi dan latar belakang. “Kita koordinasikan seluruh relawan yang ada. Mulai dari kader koalisi Merah Putih, lalu ada juga buruh. Karena Prabowo satu-satunyanya calon presiden yang berani menghapus outsourcing ,” ucap Andre. Disebutkan bahwa ada ribuan organisasi yang akan turut dalam gelombang aksi mendukung Prabowo tersebut. Di pihak lain, kubu Jokowi juga akan mengerahkan massa ke MK. Menanggapi hal ini, kbu Prabowo meminta supaya massa pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak melakukan provokasi. “Kubu nomor dua besok juga akan melakukan aksi serupa. Jadi kita minta massa agar besok jangan terprovokasi dan terpancing dari kelompok nomor dua,” kata Anggota Tim Prabowo-Hatta, Andre Rosiade, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/8/2014) siang. Menanggapi situasi yang rawan seperti itu, Polri dan TNI meningkatkan kesiagaan ibukota dan sejumlah daerah menjadi siaga I. Siaga I menurut keterangan pihak TNI/Polri adalah istilah internal untuk menyiagakan 2/3 kekuatan. Juru bicara Markas Besar Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie mengatakan bahwa sebanyak 24.100 personel disiagakan khusus untuk mengamankan persidangan. Objek-objek vital lain seperti bandara dan pusat bisnis juga akan mendapat pengamanan ketat. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Putusan MA , massa , Keamanan , Nasional

Sumber: RimaNews