GTN Data Center Raih Sertifikasi Rated 3

Jakarta – GTN Data Center yang merupakan proyek kerjasama antar PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), Mitsui & Co., Ltd, dan Mitsui Knowledge Industry Co., Ltd., berhasil memperoleh sertifikasi berstandar internasional ANSI/TIA-942:2014 Rated 3 yang pertama di Indonesia. Sertifikat tersebut diberikan oleh lembaga sertifikasi standar kualitas data center Enterprise Product Integration Pte Ltd (EPI). CEO PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), Richard Kartawijaya menyampaikan, diperolehnya sertifikasi rated 3 ini membuktikan kesungguhan dan fokus Graha Teknologi Nusantara dalam menyediakan fasilitas dan kualitas data center terbaik bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, dengan layanan bertaraf internasional dan teknologi ramah lingkungan. “GTN Data Center bekerja sama dengan Jepang, jadi bisa kami katakan kalau data center ini adalah Japanese quality yang dioperasikan di Indonesia. Kami juga satu-satunya data center dengan green technology yang direncanakan dengan matang,” kata Richard Kartawijaya, di Jakarta, Selasa (15/11). GTN Data Center berdiri di kawasan Lippo Cikarang di atas tanah seluas 15.000 meter persegi. Fasilitas tahap awalnya berupa bangunan dua lantai dengan kapasitas 2.000 rak server. Secara bertahap, GTN Data Center juga akan dikembangkan hingga 40.000 meter persegi dengan lebih dari 20.000 rak. Dari sisi keamanan, GTN Data Center memiliki sistem keamanan teruji dari Secom, yang merupakan standar bagi sistem keamanan di Jepang. Sementara untuk penyediaan konektivitas, Graha Teknologi Nusantara memilih Epsilon, perusahaan swasta penyedia servis komunikasi global. Bentuk teknologi ramah lingkungan yang diterapkan antara lain cold aisle containment system (CACS). Model ini merupakan suatu desain data center dengan tata ruang untuk rak-rak server berbentuk lorong-lorong, di mana udara dingin dihembuskan secara kontinyu ke setiap lorong untuk membuang panas yang dihasilkan dari kumpulan server tersebut. Tujuannya untuk menghemat energi dan menurunkan biaya pendinginan. Selain itu, pemanfaatan water chilled cooling system juga mampu menghemat konsumsi listrik 10-15 persen lebih rendah dibandingkan dengan pendingin udara konvensional. GTN Data Center juga memanfaatkan DRUPS ( Dynamic Rotary Uninterruptible Power Supply ) yang bekerja tanpa menggunakan baterai, sehingga menjamin bebas limbah beracun pada pengoperasiannya. Herman/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu