Amerika Halang-halangi Upaya PBB Ungkap Sel Isolasi Guantanamo

Rimanews – Penyidik Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan Amerika Serikat selalu menghalang-halangi upayanya mengungkap kebenaran. Kebenaran yang dimaksud terkait dengan keberadaan sel isolasi di penjara-penjara AS dan juga untuk mewawancarai tahanan Guantanamo. Juan Mendez, penyidik khusus penyiksaan PBB, telah berupaya untuk dapat masuk ke dalam penjara AS selama lebih dari dua tahun namun selalu ditolak. Ia berniat memeriksa kondisi di dalam penjara AS, termasuk fasilitas keamanan maksimum. Baca Juga Ketua HAM PBB minta Filipina selidiki Duterte Pria Turki Lepaskan Tembakan di Depan Kedubes AS PBB Dapat Laporan Pemerkosaan dan Pembunuhan Rohingya Setiap Hari 82 Warga Sipil Aleppo Ditembak di Tempat oleh Pasukan Suriah Guterres Dilantik sebagai Sekjen PBB yang Baru Ahli hak asasi manusia PBB telah meminta izin kepada Washington untuk dapat memasuki penjara Guantanamo sejak tahun 2004. “Pada tingkat federal, saya ingin masuk ke ADX (Administrative Maximum Facility) Florence, Colorado dan Lembaga Pemasyarakatan Manhattan,” kata Mendez. Di tempat-tempat itulah para terduga teroris dibawa dan menjalani masa penahanan mereka. “Sel isolasi tampaknya merupakan fitur permanen di tingkat pra-sidang dan pasca-putusan.” Diperkirakan ada 80.000 orang yang ditahan di dalam sel isolasi di penjara-penjara AS, menurut Perserikatan Kebebasan Sipil Amerika (ACLU). Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : PBB , amerika serikat , Guantanamo , Amerika , Internasional

Sumber: RimaNews