2015, Polda Metro Gagal Ungkap Pembunuh Akseyna

Suara.com – Kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia bernama Akseyna Ahad Dori masih misterius. Sampai akhir tahun 2015, Polda Metro Jaya tidak berhasil mengungkapnya. “Kasus Akseyna, kenapa susah saya tak involve sejak awal. Ini saya harus ulangi semuanya dalam penyelidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2015). Kendati demikian, Krishna memastikan bahwa kasus tersebut tidak dilepas. “Skala prioritas kita masih lakukan kami terus koordinasi dan pertanggungjawabkan dengan Polres depok untuk kasus Akseyna,” kata Krishna. Krishna mengakui adanya sejumlah persoalan yang dihadapi Polda Metro Jaya. “Beban kerja Polda untuk penyelesaian kasus cukup tinggi anggaran cukup tinggi, SDM juga kami persoalannya,” kata Krishna. Akseyna ditemukan tewas pada 28 Maret 2015. Semula dia dianggap meninggal karena bunuh diri. Namun belakangan, ditemukan tanda-tanda tak wajar. Dalam tubuh laki-laki berusia 18 tahun itu ditemukan air dan pasir pada paru-parunya. Hal itu terungkap setelah hasil forensik juga menyatakan bahwa Akseyna masih bernafas saat berada di dalam air.

Sumber: Suara.com