Berita Bola Terkini: PSSI Harus Bersih Dari Politik

Hal tersebut dikatakan oleh Koordinator SOS (Save Our Soccer), Akmal Marhali, yang melihat orang-orang yang akan terlibat di Kongres Pemilihan PSSI nanti masih banyak yang beraroma politis.
Sudah waktunya sepakbola kita tak lagi dijadikan kendaraan politik. Sepak bola harus dikembalikan ke hakikatnya. Tidak lagi dipolitisasi terus menerus. Biarkan sepakbola menjadi milik para pelaku sepak bolanya, tandas Akmal Marhali dalam rilis persnya beberapa waktu lalu.
PSSI harus diarahkan ke semangat pendiriannya pada 19 April 1930 di Yogyakarta sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa, lanjutnya.
PSSI juga harus dikembalikan ke makna singkatannya: PSSI (Profesional, Sportif, Sehat, Integritas). Ini penting untuk kita jaga bersama, tambah Akmal Marhali menegaskan.
Akmal Marhali juga berharap kepengurusan PSSI nantinya tidak dikelola oleh orang-orang yang merangkap jabatan. Sepakbola Indonesia tidak boleh lagi dikelola sambilan. Mereka yang orang politik harus memilih antara politik atau sepakbola, tukasnya.
Mereka yang punya jabatan pemerintahan juga harus memutuskan mundur untuk konsen mengurus bola, imbuh Akmal Marhali.
Mereka yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Provinsi atau CEO Klub juga harus memilih. Jangan lagi ada rangkap jabatan. Semua pengurus inti PSSI harus fokus untuk sepakbola, bebernya.
Kongres Pemilihan untuk memilih para pengurus PSSI periode 2016-2020 rencananya akan digelar di Jakarta pada 10 November 2016. Semula, kongres ini direncanakan berlangsung tanggal 17 Oktober 2016, namun terpaksa mundur karena adanya perbedaan pendapat mengenai lokasi kongres antara PSSI dengan pemerintah.

thebridalextravaganzashow.com angka keluar togel hongkong Sumber: Sidomi